Sebuah cerita disalah satu dusun di tepi kawasan hutan Taman Nasional Gunung Halimun - Salak, sekelompok masyarakat hidup bersahaja dengan alamnya. Pengetahuan lokal tentang tata kelola lingkungan mulai diterapkan di kampung ini, upaya-upaya membangun secara kolektif melalui kesadaran kritis terus di kumandangkan melalui diskusi dan obrolan ringan antar anggota kelompok.
Diskusi kelompok kali ini sedikit berbeda, keheningan yang disebabkan tidak berfungsinya micro hidro sebagai sumber listrik, hembusan angin kencang disertai rintik hujan dan cahaya redup lampu lentera menjadi saksi bisu gagasan perubahan yang akan dilakukan di desa Cipeuteuy. Sambutan hangat warga tak bisa lagi di bendung, "Teruskeun...! kenae laun oge, daripada eureun bari ngajungkeul" tangkas salah satu tokoh kampung. Memang berat rasanya ikut terlibat berperang dalam politik desa, namun dengan kekuatan dukungan keluarga, saudara dan teman-teman serta niat yang tulus dan tekad terus memimpin perubahan menuju kerakyatan dan kelestarian mustahil untuk tidak tercapai.
Tampilkan postingan dengan label Politik Uang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik Uang. Tampilkan semua postingan
Perlahan Tapi Pasti atau Berhenti Terjungkal
Langganan:
Postingan (RSS)


