Hiruk pikuk ibukota mungkin menjadikan Anda jenuh dan lelah untuk menjalani pekerjaan sehari hari yang padat dan menumpuk, sangat cocok sekali bagi Anda yang kebetulan mempunyai waktu luang liburan untuk me”refresh”otak menghilangkan kejenuhan dan mampir ke Taman Nasional Gunung Halimun.
Jaraknya sekitar 100km dari Jakarta, Pintu masuk kawasan berada di kabandungan, sekitar 30 km dari Parungkuda yang berada pada jalur utama Bogor - Sukabumi, sekitar 3 km sebelum Cibadak. di tempat ini terdapat maket tiga dimensi Taman Nasional, foto -foto, serta film. disini pula anda harus melaporkan kunjungan anda sekaligus mengkonfirmasi booking yang telah anda buat.
Dari Kebandungan, perjalanan dilanjutkan ke Cikaniki, dengan jarak sekitar 12 km. memasuki kawasan taman nasional, aspal mulus berganti jalan tanah yang dilapisi batu batu. hal ini dimaksudkan untuk membatasi pengunjung sekaligus meminimalkan kegiatan para pencuri kayu.
Taman Nasional Gunung Halimun merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah, hutan sub-montana dan hutan montana di Jawa. Hampir seluruh hutan di taman nasional ini berada di dataran pegunungan dengan beberapa sungai dan air terjun, yang merupakan perlindungan fungsi hidrologis di Kabupaten Bogor, Lebak, dan Sukabumi. Terdapat kurang lebih 204 jenis burung dan 90 jenis diantaranya merupakan burung yang menetap serta 35 jenis merupakan jenis endemik di Jawa termasuk burung elang Jawa (Spizaetus bartelsi). Selain itu terdapat dua jenis burung yang terancam punah yaitu burung cica matahari (Crocias albonotatus) dan burung poksai kuda (Garrulax rufifrons). Burung elang Jawa yang identik dengan lambang negara Indonesia (burung garuda), cukup banyak dijumpai di Taman Nasional Gunung Halimun.
Beberapa tempat eksotis yang mungkin wajib anda kunjungi disini adalah :
Air Terjun (Curug)
Keindahan air terjun merupakan salah satu daya tarik yang banyak diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Pada umumnya air terjun terbentuk karena terjadinya patahan kulit bumi sehingga aliran air terpotong membentuk loncatan air sesuai prinsip aliran air dari ketinggian ke tempat yang lebih rendah. TNGH mempunyai banyak air terjun, seperti :
- Curug Cimantaja dan Curug Cipamulan, terletak di desa Cikiray, kecamatan Cikidang dan kabupaten Sukabumi
- Curug Piit (Curug Cihanjawar), Curug Walet dan Curug Cikudapaeh, terdapat di sekitar Perkebunan Teh Nirmala
- Curug Citangkolo, terletak di desa Mekarjaya, kecamatan Kabandungan, kabupaten Sukabumi
- Curug Ciberang dan Curug Cileungsing, terletak di sekitar kampung Leuwijamang
- Curug Ciarnisah, terletak di sekitar kampung Cibedug Taman Nasional Gunung Halimun-Salak
- Di Gunung Salak terdapat beberapa curug diantaranya Curug Cangkuang (Cidahu); Curug Pilung (Girijaya); Curug Cibadak (Cijeruk); Curug Citiis (Ciapus); Curug Nangka (Taman Sari); Curug Ciputri (Tenjolaya); Curug Cihurang, Cirug Cigamea, Curug Ngumpet dan Curug Seribu (Pamijahan), Curug Cibereum (Jayanegara).



