"Gaul Men" ungkapan yang biasa mereka tujukan pada pencela atau yang dianggap beda dengan biasanya...... Anak muda ini biasa nongkrong di terminal cipeuteuy, bukan sekedar nongkrong, mereka siap mengantar orang/penumpang kemanapun dengan motor modifikasi yang diparkir di terminal tersebut. Biasanya anak muda ini menggelar acara kumpul bareng setiap malam minggu, salah satu tempat yang sering mereka kunjungi adalah bengkel yang dimiliki oleh orang tua dari salah satu anggota mereka. Bengkel tersebut berada di belakang terminal, tempat alternativ yang strategis tutur Dede Ipan (pecinta motor) untuk ngotak-ngatik motor dan yang pasti bisa pakai peralatan bengkel dengan biaya murah.
Berbeda kali ini, biasanya anak nongkrong ini mengendarai motor kemanapun, kali ini mereka terpaksa jalan kaki bahkan nyemplung/nyebur ke dalam aliran sungai Citarik. Citarik merupakan sungai yang bersumber dari Taman Nasional Gunung Halimun-Salak (TNGHS) dan kemudian melintasi: Kampung Pameungpeuk desa Cihamerang, kampung Batu Binang dusun Leuwiwaluh dan kampung Sukagalih, Dusun Pandan Arum (Citamiang) desa Cipeuteuy, Tugubandung, Cipanas, Gunung Malang,Citarik, Jl. Cikidang (crossing), Sampora, Gunung Gedogan, Buniwangi, Cikadu, Jl. Raya Pelabuhan Ratu (crossing), Cimandiri, Jl. Raya Cigadog (crossing), Cidadap dan berakhir di Laut Selatan.
Tampilkan postingan dengan label Anak Nongkrong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak Nongkrong. Tampilkan semua postingan
Anak Nongkrong Terminal, Susuri Sungai
Label:
Anak Nongkrong,
Cipeuteuy,
Citarik,
Kabandungan,
Laut,
Laut Selatan,
PLTMH,
Sukabumi,
Sungai,
Susur,
TNGHS
Langganan:
Postingan (RSS)


