" PERTANIAN ALAMI " adalah bentuk nyata perlawanan terhadap system kapitalisasi pertanian di pedesaan
Gerakan pertanian alami merupakan bentuk kegiatan nyata perlawanan terhadap system kapitalisasi pertanian di pedesaaan, agar petani bisa berdaulat atas input produksi, distribusi dan konsumsi pangan dalam pertaniannya. Kesadaran manusia di muka bumi akan rusaknya sumber penghidupannya semakin tinggi. Bahwa ketergantungan manusia dan lingkungan ekologinya, semakin menguatkan bahwa jika salah satunya rusak, maka akan mengganggu kehidupan yang lain. Kesadaran inilah yang menuntun berbagai pihak untuk terus mencari cara-cara berkehidupan yang lebih arif agar terjadi proses saling memberi dan menerima diantara sesama makhluk hidup dan ekosistem lingkungan. Dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas baik bagi lingkungan alam maupun manusia. Pertanian Alami (pertanian yang manggunakan input alami yang ada di sekitar petani) sangat diyakini dapat menjadi salah satu pilihan akan kesadaran hidup yang lebih baik.
Bahwa ruang untuk mewujudkan kesadaran ini tidak seperti membalikkan telapak tangan. Tantangan demi tantangan tidak hanya datang dari luar, namun yang terberat datangnya dari diri sendiri dan keluarga. Mungkin bagi petani yang sudah berpuluh tahun mempraktikkan system pertanian konvensional yaitu usaha tani yang mengandalkan input pertaniannya dari luar (misalnya pemakaian pupuk dan pestisida kimia) telah menganggap praktik usaha tani ini sebagai sebuah kebenaran cara bertani yang sudah seharusnya mereka lakukan.
Melakukan sesuatu diluar kebiasaan, tentunya membutuhkan dialog dengan diri sendiri dan keluarga. Sesuatu hal yang manusiawi jika melakukan hal-hal diluar kebiasaan dan hasilnya belum diketahui, maka ketakutan akan gagal panen, hasilnya nanti bagaimana, apakah menguntungkan atau tidak, dan lain sebagainya tentunya menjadi pertimbangan bagi petani yang akan memulai cara bertani alami.
Namun secara perlahan hal ini sudah terjawab oleh kawan-kawan yang aktif dalam Paguyuban Babakan Tani Jaya Mukti yang berada di Kampung babakan Desa Cipeuteuy Kecamatan Kabandungan Kabupaten Sukabumi. Yang berkomitmen untuk memulai untuk melakaukan cara-cara bertani alami, dengan mempraktikan baik pada lahan mereka masing-masing maupun kebun yang dikelola secara kolektif. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membuat pembuktian yang dapat meyakinkan petani-petani lainnya. Dan saat ini sudah menuai hasil produksi dari hasil uji coba yang mereka lakukan dalam tanaman baik lahan basah/sawah dan kebun (Padi dan Sayuran). Kawan Paguyuban Babakan Tani Jaya Mukti seterusnya mereka berkomitmen untuk melaksanakan cara-cara pertanian alami yang mereka lakukan saat ini. Dan tetntunya besar harapan kawan-kawan Paguyuban Babakan Tani Jaya Mukti dengan apa yang mereka praktikan ini dapat menjadi monivasi bagi kawan-kawan lain, dan berharap dukungan kawan-kawan yang dapat membantu untuk memasarkan hasil produksi mereka hingga mendapatkan harga yang layak dengan cara dan usaha yang mereka lakukan. Dalam hal ini Absolute dan kawan-kawan lain yang memiliki komitmen yang sama.
Oleh "Dudung Durahman", Supported by CLC
Langganan:
Posting Komentar (RSS)
3 komentar:
posting ini betul2 menggugah semangat. Belajar dan tetap teguh menghadapi tantangan memang hal yg tidak mudah. Salut buat Absolute dan teman2 petaninya di sana ... "jempol 4 naik semua"!!!
Ups, masa jempolnya cuma empat, tak tambahin dari ku dan anak-ku tentunya, jadi total 12 jempol.
Semoga anak-ku dan penerus kita bisa ikut belajar ke Halimun sana kedepannya.
mantap! bertani alami memang jalan penyembuhan untuk kerusakan daya dukung alam terhadap pertanian.
Posting Komentar